Jumat, 17 Maret 2017

Teknologi Game

Game
Judul/Bab             : Teknologi Game (TUGAS)
Nama                  : Muhammad Irfan Mauluddin
NPM                   : 57414367
Kelas                 : 3IA21
Mata Kuliah           : Softskill - Pengantar Teknologi Game
Nama Dosen            : Syefani Rachma Deski



PENDAHULUAN
·                  Konsep Game
Unsur terpenting dalam sebuah game merupakan konsep dasar dalam sebuah game, dimana terlebih dahulu kita menyusun dasar - dasar dalam membuat game. Unsur - unsur dasar tersebut terdiri dari, genre game yang akan dibuat, pembentukan dan penentuan tokoh utama, story board, dan sebagainya

·                  Pengertian Game
Game adalah sebuah hiburan yang menggunakan media elektronik, hiburan yang berbentuk multimedia yang dibuat semenarik mungkin agar pemain mendapatkan kepuasan batin. Bermain game merupakan salah satu sarana pembelajaran.

·                  Jenis - jenis Game
1.               RPG

RPG adalah salah satu game yang mengandung unsur experience atau leveling dalam gameplaynya. Para pemain biasanya diharuskan membuat atau menjadikan karakter seperti yang mereka inginkan. Story board dalam jenis game ini berdasarkan dengan jalan cerita yang sudah dibuat oleh pembuat game, dimana kita mengikuti jalur cerita hingga ending dari game tersebut. Namun terkadang ending dalam game yang menentukan adalah sang pemain itu sendiri. 
2.               Action RPG

Action RPG hampir sama dengan genre game RPG, namun dalam gameplay ini mengandung unsur Action / aksi yang lebih banyak dari pada RPG itu sendiri. Dimana dalam genre ini, pemain membutuhkan kemampuan dalam memainkannya. 
3.               Turn Base RPG

Hampir sama dengan game bergenre RPG namun cara memainkan permainan ini, pemain harus menunggu giliran untuk menjalankan karakter. Genre ini juga termasuk dalam game strategy, dimana pemain memikirkan keputusan dalam setiap tindakan yang ia ambil dalam menjalankan karakternya. 
4.               FPS

FPS adalah genre game dimana para pemainnya saling tembak menembak. Genre game ini memiliki ciri utama yaitu penggunaan sudut pandang orang pertama yang membuat kita dibelakang senjata.
5.               RPS

RPS adalah salah satu genre terbaru dalam dunia game. Karena dalam RPS kita memainkan RPG layaknya game FPS dengan berbagai macam aksi dan tidak terpatok pada tembak menembak.
6.               TPS

Third Person Shooter atau TPS adalah genre game yg mirip dengan FPS yaitu memiliki gameplay tembak menembak, hanya saja sudut pandang yg digunakan dalam game ini adalah sudut pandang orang ketiga.
7.               Strategy

Sesuai dengan namanya, game bergenre strategy adalah genre game yg memiliki gameplay untuk mengatur suatu unit atau pasukan untuk menyerang markas musuh dalam rangka memenangkan permainan. Biasanya di dalam game Strategy, kita diharuskan membangun pasukan dari berbagai sumber daya yang diberikan seperti wood, gold, meat, dan lain sebagainya.
8.               Simulasi

Adalah genre yang mementingkan realisme. Segala faktor pada game ini sangat diperhatikan agar semirip didunia nyata. Segala nilai, material, referensi, dan faktor lainnya didasarkan pada dunia nyata. Cara memainkannya juga berbeda, karena biasanya kontrol yang dimiliki cukup rumit. Genre simulasi meliputi game racing, flight, sampai militer.
9.               Tycoon

Tycoon adalah jenis game dimana kita bertindak sebagai businessman yang menjalankan suatu usaha atau perusahaan dari nol. Obejctive utamanya adalah kita dituntut untuk mengelola bisnis yang kita miliki agar dapat laku di pasaran dan tidak boleh bangkrut.
10.            Racing

Racing Game adalah genre game balapan yg memungkinkan kita untuk mengendalikan sebuah kendaraan untuk memenangkan sebuah pertandingan.
11.            Action Adventure

Action Adventure adalah genre game petualangan dengan salah seorang karakter yg penuh dengan penuh aksi yg akan terus ada hingga game tersebut tamat.
12.            Arcade

Arcade game adalah genre game yang tidak terfokus pada cerita dan bahkan hanya dimainkan “just for fun”.
13.            Fighting

Fighting adalah genre game bertarung. Seperti dalam arcade, pemain dapat mengeluarkan jurus-jurus ampuh dalam pertarungannya (biasanya berupa serangan kombo atau jurus andalan tiap karakter). Genre fighting biasanya one vs one dalam sebuah arena yang sempit.
14.            Sport

Adalah genre bertema permainan olahraga. Sistem permainan baik gameplay dan peraturannya akan berbeda-beda tergantung jenis olahraga yang menjadi tema game tersebut.
TEKNOLOGI GAME
Aspek Bisnis Dalam Game ( Bisnis Game Online ) Game online yaitu berbagai macam permainan komputer yang terhubung pada koneksi internet. Sehingga memungkinkan para players game online ini bisa saling berinteraksi dalam mode multiplayer. Game online merupakan jenis game yang saat ini banyak diminati banyak orang salah satu penyebabnya karena bisa berinteraksi dengan pemain lainnya. Banyaknya orang yang menyukai game online, menjanjikan keuntungan bagi para pebisnis di bidang game online ini. 
3D engine adalah sistem perangkat lunak yang dibuat dan dirancang untuk menciptakan dan mengembangkan gambar 3D, fungsionalitas inti biasanya disediakan oleh mesin permainan mencakup mesin render (renderer) untuk 2D/3D grafis.

Berbeda dengan dukungan grafik 2D yang sudah built in, dukungan Java terhadap grafik 3D diletakkan ke dalam API terpisah, yakni Java3D. Java3D merupakan API 3D berbasis scene graph di platform Java, dimana scene graph merupakan sebuah pohon yang berisi hierarki data scene. Di dalam api Java3D didefinisikan sejumlah kelas dan interface yang menyediakan beragam operasi grafik 3D. Konsep scene graph merupakan inti dari Java3D. Sebuah scene graph merupakan g rafik yang mempresentasikan geometri, material, dan pencahayaan. Scene graph dimulai dari root dengan sebuah Virtual Universe dan mencakup transformasi serta geometri untuk mendefinisikan objek di dunia maya. Secara garis besar, ada tiga tahap fundamental yang diperlukan untuk menghasilkan objek 3D, yaitu: Menciptakan objek Canvas3D Menciptakan sebuah scene graph Menghubungkan objek Canvas3D ke objek BranchGroup yang menunjuk root dari scene graph 

·                  Ogre 3D 

Objected-Oriented Graphics Rendering Engine atau bisa disingkat dengan OGRE merupakan engine yang object oriented & flexible 3D rendering pada game engine yang ditulis dengan menggunakan bahasa C++ serta didesain agar mampu men-developer dengan mudah kepada aplikasi produksi dengan menggunakan utility hardware-accelerated 3D graphic. Gambaran abstraknya OGRE menggunakan sistem library seperti Direct3D & OpenGL, serta menyediakan sebuah dasar interface di dunia objek dan class objek yang lebih tinggi. 

OGRE hanya digunakan untuk me-render. Dengan kata lain, fitur OGRE hanya khusus menangani vector & matOix classes, memory handling, dan lain lain. Ini bukan lah salah satu dari semua solusi dalam istilah game development/simulasi. OGRE tidak menyediakan audio/physics support.

Walaupun penjelasan diatas bisa dikatakan sebagai kelemahan dari OGRE itu sendiri, akan tetapi semua itu sebanding dengan kemampuan grafis yang ada pada game engine tersebut. Kelebihan yang paling menonjol pada OGRE adalah graphics engine yang bisa memberikan para developer sebuah kebebasan untuk menggunakan physics apapun, input, audio, & library lainnya. OGRE memberikan para tim development untuk fokus pada graphics daripada beberapa sistem-sistem yang ada dalam game development. OGRE dapat mendupport OIS, SDL, CEGUI libraries. Sekarang ini OGRE adalah publish dibawah dua lisensi, yaitu LGPL & OUL. Maka sekarang ini para publish tersebut membuka OGRE sebagai free/open source software. 

Fitur-fitur pada OGRE: 
1.               Desain yang object-oriented dengan menggunakan plugin untuk mempermudah memasukkan fitur lainnya 
2.               Engine berbasis scane graph dengan bantuan untuk sebuah varietas yang luas, octree, BSP, & paging landscape scene manager 
3.               Multi-platform dengan dukungan OpenGL & Direct 3D. Bisa me-render konten yang sama di beda platform tanpa harus mempunyai content creator. dapat diakses pada platform Linux, Mac OS, dan semua versi Windows 
4.               OGRE mendukung program vertex dan fragment selama ditulis dengan GLSH, HLSL, Cg, dan assembler 
5.                The landscape scene manager untuk progressive LOD, yang mana bisa dibuat secara otomatis dan manual 
6.               Engine animasi yang men-support penuh untuk multiple hardware 
·                  Processing 
Processing adalah bahasa pemrograman dan lingkungan pemrograman yang bersifat open source yang digunakan untuk memprogram gambar, animasi, dan interaksi. Processing digunakan untuk mengajarkan dasar-dasar pemrograman komputer dalam konteks rupa dan berfungsi sebagai buku sketsa perangkat lunak dan alat produksi profesional. Processing mengintegrasikan suatu bahasa pemrograman, lingkungan pemrograman, dan metodologi pengajaran ke dalam sistem terpadu. Processing merupakan suatu projek yang dinisiasi oleh Ben fry dan casey reas. Berkembang dari ide-ide yang dieksplorasi di Aesthetics and Computation Group (ACG) di Mit Media Lab. Projek ini kini terus diperbaiki dan dikelola oleh sejumlah Tim Voluntir. 
·                  Game Maker 

Game Maker adalah software yang bisa membantu anda menjadi pengembang game komputer tanpa menggunakan coding sedikitpun. Dapat digunakan untuk membuat 3 dimensi dan Multiplayer. Game Maker dapat menjadikan hak penuh dari software (game) yang anda buat termasuk dapat menjual game tersebut, bahkan bisa mendownload musik, efek suara, gambar, script, serta background. 
·                  Unity 3D 

Unity 3D adalah sebuah game developing software. Dengan software ini, kita bisa membuat game 3D yang seru. Game developer ini sangat mudah digunakan, dengan GUI yang memudahkan kita untuk membuat derta mengedit script untuk menciptakan sebuah game 3D. Selain bisa untuk build game PC, Unity juga dapat digunakan untuk membangun game console seperti Nintendo Wii, PS3, Xbox 360, juga Ipad, Iphone, dan Android. Namun masing-masing membutuhkan biaya lisensinya sendiri. Unity kurang lebih sama dengan Blender game engine, namun unity lebih ringan dan diintegrasi lebih dalam suasana grafik. Kelebihan Unity terdapat pada multiple platform, artinya banyak platform yang disupport oleh unity, seperti Windows, Mac, iPhone, iPad, Android, Nintendo Wii, dan juga browser. Untuk browser, kita memerlukan sebuah plug-in, yaitu Unity Web player, sama halnya dengan Flash Player pada browser. Pada unity, kita tidak bisa melakukan desain/modelling dikarenakan unity bukan tool untuk mendesain. Jadi jika kita ingin mendesain, dibutuhkan 3D editor lain seperti 3Dsmax atau Blender, kemudian kita export menjadi format .fbx.



Sumber : http://bingbengbeng.blogspot.co.id/2017/03/game.html#more

Rabu, 18 Januari 2017

Virtual Reality

Judul/Bab          : Tulisan 4
Nama                : Muhammad Irfan Mauluddin
NPM                  : 57414367
Kelas                 : 3IA21
Mata Kuliah       : Desain Permodelan Grafik
Nama Dosen     : Syefani Rahma Deski




Apa Itu Teknologi Virtual Reality?

    Virtual Reality merupakan sebuah inovasi teknologi terbaru yang dikembangkan untuk memungkinkan seseorang melakukan suatu interaksi terhadap suatu objek grafis dengan visualisasi 3D atau gambar berhologram. Teknologi ini mampu memberikan sebuah pengalaman baru bagi penggunanya, karena pengguna seolah-olah bisa menyentuh objek tersebut secara langsung. Jadi sederhananya, Virtual Reality adalah tampilan gambar tiga dimensi yang terlihat seperti nyata yang diciptakan dengan bantuan perangkat komputer ataupun juga beberapa perangkat tertentu.
    Dengan teknologi ini, pengguna juga dapat merasakan berada dunia nyata, padahal sebenarnya mereka hanya berada di dunia virtual atau dunia maya. Untuk mendukung jalannya teknologi Virtual Reality ini, biasanya pengguna juga bisa menggunakan beberapa perangkat yang canggih berupa helm atau kacamata, headset, sarung tangan dan walker.

    Helm atau kacamata berfungsi untuk memvisualisasikan tampilan gambar agar pengguna dapat melihat perspektif gambar terlihat lebih dekat dan lebih nyata. Headset berfungsi memberikan efek-efek suara yang keluar kepada pengguna dengan lebih jelas, sehingga akan membuat pengguna seperti didalam suasana yang nyata. Sarung tangan dan walker berfungsi sebagai media penghubung interaksi tangan dan kaki pengguna dengan dunia virtual yang diciptakan oleh Virtual Reality, sehingga pengguna bisa merasakan pengalaman menyentuh, merasakan benda-benda yang muncul secara virtual dan berjalan di dunia maya seperti nyata. Elemen-elemen di dalam Virtual Reality sendiri terbagi dalam beberapa bagian, yaitu:
·         Virtual World : Merupakan sebuah konten grafis maupun hologram yang mampu menciptakan dunia secara virtual dalam bentuk screen play.
·         Sensory Feedback : Merupakan media untuk menyampaikan serangkaian informasi dari virtual world menuju ke indera pengguna. Beberapa informasi yang disampaikan diantaranya penglihatan, pendengaran dan juga sentuhan.
·         Interactivity : Berfungsi untuk merespon segala gerakan dan sentuhan pengguna. Sehingga pengguna dapat berinteraksi secara langsung dengan berbagai objek di dalam dunia virtual.
·         Immersion : Merupakan elemen yang bisa dikatakan sangat penting di dalam teknologi Virtual Reality. Karena bagian ini dapat membuat dapat mempengaruhi pengguna baik secara fisik maupun mental. Sehingga pengguna merasa jika dirinya berada di sebuah lingkungan yang nyata, padahal pengguna hanya berada dalam dunia virtual dan tidak terjadi secara nyata.

Kegunaan Teknologi Virtual Reality

    Saat ini, teknologi Virtual Reality sudah banyak digunakan dalam berbagai bidang. Seperti bidang kedokteran, penerbangan, militer, bahkan juga digunakan sebagai perangkat pendukung untuk bermain game. Pada bidang kedokteran, Virtual Reality biasanya digunakan untuk mendeskripsikan bagian anatomi tubuh sehingga organ-organ dalam tubuh tampak terlihat lebih nyata.


    Sedangkan pada bidang penerbangan, Virtual Reality digunakan sebagai simulasi penerbangan bagi para pilot. Simulasi penerbangan disini meliputi cara menerbangkan pesawat di berbagai kondisi cuaca, cara berkomunikasi antar pesawat satu dengan yang lain atau dengan bandara serta cara mengatasi keadaan yang darurat jika terjadi masalah saat terbang. Hal ini bertujuan agar pilot dapat lebih terbiasa dan mengenal berbagai medan serta akan lebih mendapatkan pengalaman yang cukup jika suatu saat pilot menerbangkan pesawat terbang yang sebenarnya.


    Dan pada bidang militer, Virtual Reality digunakan sebagai simulasi perang. Para tentara akan merasakan situasi di medan pertempuran yang terlihat secara nyata. Cara ini dipilih karena cukup efektif dalam mengadakan latihan perang dan lebih hemat biaya dibandingkan dengan latihan perang yang sebenarnya.

    Tidak hanya itu saja, saat ini banyak perusahan-perusahan teknologi yang berlomba mengembangkan teknologi Virtual Reality ini, contohnya saja Microsoft dengan kacamata masa depannya yang bernama HoloLens, Oculus VR dengan perangkat virtual reality bagi para gamer yang bernama Oculus Rift dan masih banyak lagi perusahaan lainnya. Karena mampu memberikan pengalaman "bersentuhan langsung" dengan suatu objek di dunia virtual atau dunia maya, kecanggihan teknologi ini juga pernah diadopsi ke dunia film. Contohnya saja, jika kamu pernah menonton film Iron Man, maka kamu akan melihat adegan Tony Stark sedang asyik bekerja dengan layar komputer hologram-nya.

    Itulah penjelasan tentang teknologi Virtual Reality beserta kegunaannya di berbagai bidang. Meskipun perangkat dengan teknologi Virtual Reality ini belum banyak beredar dipasaran, bukan tidak mungkin suatu saat nanti setiap orang akan bisa merasakan pengalaman menjelajah ke dalam dunia virtual.

Review Game 4D Terbaru
Setelah beredarnya kabar mengenai game virtual reality (VR) Star Trek yang akan segera rilis, muncul kabar mengenai game serupa sang kompetitor, apalagi kalau bukan Star Wars. Untuk jenis game ini, Star Wars memang lebih dulu merilis game pertama mereka beberapa waktu lalu yang berjudul Star Wars: Millenium Falcon VR.
Kamu yang suka dengan film bergenre sci-fi pasti kenal dengan rivalitas kedua film ini. Memang kedua film ini berbeda jenis, Star Trek menceritakan tentang petualangan sekelompok orang menjelajahi ruang angkasa, sedangkan Star Wars bercerita tentang perang yang terjadi di luar angkasa. Kedua film ini juga memiliki penggemar masing-masing. Akan tetapi rivalitas keduanya sebagai film bertema luar angkasa tetap tidak terelakan.
Tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi Virtual Reality (VR) menjadi salah satu tren yang paling banyak diperbincangkan para pecinta game saat ini. Seperti dilansir Duniaku, banyak elemen industri hiburan yang memperkenalkan pengalaman VR yang akan mereka rilis ke pasaran. Salah satunya adalah Disney, yang memperkenalkan pengalaman VR untuk Star Wars. Yang pertama sudah dirilis beberapa waktu lalu, yang menempatkanmu dalam kokpit pesawat ikonik Star Wars dan menembaki musuh. Dan yang terbaru saat ini berjudul Star Wars: Trials on Tatooine! Ya, HTC dan Lucasfilm baru saja mengabarkan kalau mereka sudah menyelesaikan pengembangan teknologi VR dalam game terbaru Star Wars. Game  ini pun sudah bisa kamu mainkan mulai dari tanggal 18 Juli kemarin..
Akan tetapi ada yang perlu diperhatikan, seperti dikutip Gadgetplus, game ini sendiri bukanlah sebuah game yang menyuguhkan pengalaman bermain secara utuh. Seri ini lebih layak disebut sebagai satu adegan dalam sebuah film, tanpa ada rencana untuk mengembangkannya lebih jauh atau merilisnya. Pihak pengembang pun mengungkapkan Trials on Tatooine merupakan sebuah eksperimen.

Sumber :
http://abelanorevo.blogspot.co.id/2017/01/virtual-reality.html
http://kardusfattah.blogspot.co.id/2016/02/virtual-reality-teknologi-baru-yang.html
http://mediamedis.com/virtual-reality-merambah-dunia-kedokteran/
http://carisinyal.com/teknologi-virtual-reality/
http://tid3.raharja.ac.id/2016/05/25/mengenal-pengertian-teknologi-virtual-reality-beserta-kegunaannya/

Rabu, 11 Januari 2017

GAME, ANIMASI, DAN VIRTUAL REALITY (VR)

Judul/Bab         : Desain Pemodelan Grafik (TUGAS)
Nama                : Muhammad Irfan Mauluddin
NPM                  : 57414367
Kelas                 : 3IA21
Mata Kuliah    : Desain Pemodelan Grafik #Softskill
Nama Dosen   : Syefani rachma deski

Game



Dalam kamus bahasa Indonesia “Game”diartikan sebagai permainan. Permainan merupakan bagian dari bermain dan bermain juga bagian dari permainan keduanya saling berhubungan. Permainan adalah kegiatan yang kompleks yang didalamnya terdapat peraturan, play dan budaya. Game bertujuan untuk menghibur, biasanya game banyak disukai oleh anak – anak hingga orang dewasa. Dalam penggunaannya kata game sering digunakan untuk menyebutkan pada video game.

Animasi



Animasi adalah gambar begerak berbentuk dari sekumpulan objek (gambar) yang disusun secara beraturan mengikuti alur pergerakan yang telah ditentukan pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi. Gambar atau objek yang dimaksud dalam definisi di atas bisa berupa gambar manusia, hewan, maupun tulisan.

Virtual Reality



Virtual reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi.


Hubungan Game, Animasi, dan Virtual reality

Hubungannya jadi game merupakan sebuah permainan yang mana di dalam nya kita bermain untuk mencapai tujuan yang diinginkan, dan animasi itu dibutuhkan dalam membuat game karena game itu sendiri merupakan perkembangan dari animasi. dan untuk virtual reality itu berfungsi untuk pelengkap bagi gamers, mengapa pelengkap? karena bagi gamers main di depan komputer saja masih kurang, jadi di buat nya virtual reality berfungsi untuk merealisasikan apa yang kita mainkan dari bentuk virtual(tidak nampak) menjadi nampak seperti aslinya.

PEMBUATAN DESAIN GRAFIS pada GAME
Dalam pembuatan desain grafis dalam pembentukan sebuah game kita membutuhkan software yaitu salah satunya adalah BLENDER, Blender merupakan aplikasi pemodelan komplit dan komprehensif untuk menciptakan, mengubah dan mengedit model 3D dengan mudah. Transformasi model menjadi karakter yang menakjubkan menjadi lebih mudah dari sebelumnya dengan menggunakan Blender.

PEMBUATAN KARAKTER

Pembuatan karakter seperti gerak tubuh, mimik wajah dll kita dapat membuat nya di salam software yang sudah di ceritakan di atas, di dalam BLENDER itu sendiri kita dapat membuat suatu karakter yang seperti kita inginkan, dalam pembentukan geraktubuh kita hanya perlu proses rigging atau pemberian tulang di setiap sisi tuuh karakter agar bisa bergerak aktif.

PEMBUATAN MAPS/LINGKUNGAN dalam GAME

Untuk pembuatan maps atau lingkungan dalam game, kita akan mengambil contoh dari salah satu game terpopuler di jamannya yaitu Counter Strike, ikuti tutorial di bawah ini:

1. Buka alamat :http://www.worldcraft-online.com/
2. Pilih option yang paling bawah (kalau tidak Level 3 + 3D, pasti Level 4)
3. Setelah diklik, maka akan ada membuka window baru. Dan akan muncul tampilan seperti ini
cs
4. Di tampilan atas, ada map parameters untuk menentukan bagian-bagian utama dalam map. Save, bisa berupa notepad (file). Load bisa load map yang sudah disarankan (load random map) , load file (dari notepad).
5. Di tampilan bawah, ada weapon (untuk menaruh senjata), crate (menaruh box), object         (menaruh object khusus), texture (untuk buat tembok) dan mini chat box (bisa          chattingan)
6. Buat map nya sendiri (lihat tutorial di youtube).
7. Setelah sudah jadi, klik compiler di panel atas dan klik DOWNLOAD . Setelah itu, pindahkan file downloadnya ke : Code:/Counter-Strike-1.6/cstrike/maps

PENJELASAN PENGGABUNGAN KARAKTER dan ANIMASI MENJADI 3D dan 4D
Dalam sebuah game karakter itu merupakan animasi yang telah kita buat sebelum membuat game itu sendiri. jadi kita bisa jelaskan game 3D dan 4D itu hanyalah berbeda sedikit dimana 3D itu kita harus menggunakan kacamata 3D pada hasilnya kita akan merasakan game itu seperti real atau keluar dari monitor. kalau 4D itu memiliki efek efek yang lebih seperti getaran getaran dan efek-efek  nyata yang di hasilkan nantinya.

SUMBER:
https://3jihaderajad.wordpress.com/
septiandekky.blog.widyatama.ac.id/2014/06/13/pengertian-dan-jenis-jenis-animasi/
http://yip-neworder.blogspot.co.id/
https://chikhungunya.wordpress.com/2011/05/26/definisi-game-dan-jenis-jenisnya/



Selasa, 06 Desember 2016

Review DKV dan Seni Murni

Judul/Bab          : Tulisan 3
Nama                : Muhammad Irfan M
NPM                  : 57414367
Kelas                 : 3IA21
Mata Kuliah       : Desain Permodelan Grafik
Nama Dosen     : Syefani Rahma Deski


Desain Visual


Gambar diatas dapat kita simpulkan bahwasannya desain komunikasi itu hampir mirip dengan sebuah banner yangmana isi nya yaitu sebuah undangan atau ajakan. pada gambar di atas merupakan sebuah ajakan untuk Go green event yaitu hari hijau yang mana kita dapat menanam atau mengembalikan penghijaian di daerah yang memang perlu di berikan penghijauan.



Seni Murni



Gambar di atas merupakan gambar dari seni murni, mengapa bisa kita gambarkan bahwa gambar di atas merupakan gambar seni murni, karena pada dasarnya seni murni merupakan teknik keahlian seseorang dalam membuat kesenian sehingga terciptalah seni murni itu sendiri. pada gambar di atas menyatakan bahwa terdapat seorang petani dengan 2 ekor kerbau nya di tepi sawah, gambar diatas seolah memiliki filosofi bahwasannya betapa sulitnya dalam menjalani kehidupan di dunia ini.




Daftar Pustaka :

https://3jihaderajad.wordpress.com/2016/11/30/review/



Desain Komunikasi Visual


Judul/Bab          : Tugas 3
Nama                : Muhammad Irfan M
NPM                  : 57414367
Kelas                 : 3IA21
Mata Kuliah       : Desain Permodelan Grafik
Nama Dosen     : Syefani Rahma Deski



Sejarah Desain Komunikasi Visual
Sejak jaman pra-sejarah manusia telah mengenal dan mempraktekkan komunikasi visual. Bentuk komunikasi visual pada jaman ini antara lain adalah piktogram yang digunakan untuk menceritakan kejadian sehari-hari pada Jaman Gua (Cave Age), bentuk lain adalah hieroglyphics yang digunakan oleh bangsa Mesir. Kemudian seiring dengan kemajuan jaman dan keahlian manusia, bentuk-bentuk ini beralih ke tulisan, contohnya prasasti, buku, dan lain-lain. Dengan perkembangan kreatifitas manusia, bentuk tulisan ini berkembang lagi menjadi bentuk-bentuk yang lebih menarik dan komunikatif, contohnya seni panggung dan drama; seperti sendratari Ramayana, seni pewayangan yang masih menjadi alat komunikasi yang sangat efektif hingga sekarang.

Sebagai suatu profesi, Desain Komunikasi Visual baru berkembang sekitar tahun 1950-an. Sebelum itu, jika seseorang hendak menyampaikan atau mempromosikan sesuatu secara visual, maka ia harus menggunakan jasa dari bermacam-macam “seniman spesialis”. Spesialis-spesialis ini antara lain adalah visualizers (seniman visualisasi); typographers (penata huruf), yang merencanakan dan mengerjakan teks secara detil dan memberi instruksi kepada percetakan; illustrators, yang memproduksi diagram dan sketsa dan lain-lain.

Dalam perkembangannya, desain komunikasi visual telah melengkapi pekerjaan dari agen periklanan dan tidak hanya mencakup periklanan, tetapi juga desain majalah dan surat kabar yang menampilkan iklan tersebut.Desainer komunikasi visual telah menjadi bagian dari kelompok dalam industri komunikasi – dunia periklanan, penerbitan majalah dan surat kabar, pemasaran dan hubungan masyarakat (public relations).

Desain Komunikasi Visual baru populer di Indonesia pada tahun 1980-an yang dikenalkan oleh desainer grafis asal Belanda bernama Gert Dumbar. Karena menurutnya desain grafis tidak hanya mengurusi cetak-mencetak saja. Namun juga mengurusi moving image, audio visual, display dan pameran. Sehingga istilah desain grafis tidaklah cukup menampung perkembangan yang kian luas. Maka dimunculkan istilah desain komunikasi visual seperti yang kita kenal sekarang ini.


Pengertian Desain Komunikasi Visual
Desain Komunikasi Visual adalah ilmu yang mempelajari konsep komunikasi dan ungkapan kreatif, teknik dan media untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual, termasuk audio dengan mengolah elemen desain grafis berupa bentuk gambar, huruf dan warna, serta tata letaknya, sehingga pesan dan gagasan dapat diterima oleh sasarannya.

Desain Komunikasi Visual adalah ilmu yang mengembangkan bentuk bahasa komunikasi visual berupa pengolahan pesan-pesan untuk tujuan sosial atau komersial, dari individu atau kelompok yang ditujukan kepada individu atau kelompok lainnya. Pesan dapat berupa informasi produk, jasa atau gagasan yang disampaikan kepada target audience, dalam upaya peningkatan usaha penjualan, peningkatan citra dan publikasi program pemerintah.

Pada prinsipnya desain komunikasi visual adalah perancangan untruk menyampaikan pola pikir dari penyampaian pesan kepada penerima pesan, berupa bentuk visual yang komunikatif, efektif, efisien dan tepat. terpola dan terpadu serta estetis, melalui media tertentu sehingga dapat mengubah sikap positif sasaran. elemen desain komunikasi visual adalah gambar/ foto, huruf, warna dan tata letak dalam berbagai media. baik media cetak, massa, elektronika maupun audio visual. Akar bidang desain komunikasi visual adalah komunikasi budaya, komunikasi sosial dan komunikasi ekonomi.


Perbedaan Desain Komunikasi Visual dengan Seni Murni
Desain Komunikasi Visual sebagai seni rupa terapan adalah bentuk seni yang penerapannya berlaku secara umum dalam bentuk komunikasi visual. Sedangkan Seni murni merupakan ekspresi jiwa yang bersifat individual, subjektif, dan lebih ditujukan kepada kepuasan terhadap karya, bukan terhadap fungsi.
Hal itu lah yang membuat desain komunikasi visual berbeda dengan seni murni. Sebuah karya seni lebih bersifat ekspresif dan tidak punya tujuan secara umum. Seni bersifat individual dan berorientasi kepada ekspresi dan kepuasan dari pembuatnya (seniman). Sedangkan desain grafis berorientasi kepada kegunaan atau fungsinya. Desain grafis yang baik akan dilihat dari seberapa besar impact dari karya yang dihasilkannya.

Sebagai contoh, coba bandingkan saja sebuah lukisan dengan sebuah poster. Lukisan tidak merayu siapapun untuk melakukan apapun. Lukisan hanya menggambarkan sesuatu yang bisa dinilai bebas dari berbagai sudut pandang. Namun berbeda dengan poster. Poster ditujukan untuk menyampaikan suatu pesan kepada massa. Dan tingkat keberhasilannya pun dilihat dari seberapa baik massa terpengaruh dengan poster tersebut.


Contoh Desain Komunikasi Visual :




 
Contoh Seni Murni :







Berikut adalah elemen - elemen Desain Komunikasi Visual :
·         Tata Letak Perwajahan (Layout)
Pengertian layout menurut Graphic Art Encyclopedia (1992:296) “Layout is arrangement of a book, magazine, or other publication so that and illustration follow a desired format”. Layout adalah merupakan pengaturan yang dilakukan pada buku, majalah, atau bentuk publikasi lainnya, sehingga teks dan ilustrasi sesuai dengan bentuk yang diharapkan.
Lebih lanjut dapat dikatakan bahwa: “Layout includes directions for marginal data, pagination, marginal allowances, center headings and side head, placement of illustration.” Layout juga meliputi semua bentuk penempatan dan pengaturan untuk catatan tepi, pemberian gambar, penempatan garis tepi, penempatan ukuran dan bentuk ilustrasi. Menurut Smith (1985) dalam Sutopo (2002:174) mengatakan bahwa proses mengatur hal atau pembuatan layout adalah merangkaikan unsur tertentu menjadi susunan yang baik, sehingga mencapai tujuan.

·         Tipografi
Menurut Frank Jefkins (1997:248) tipografi merupakan:
“Seni memilih huruf, dari ratusan jumlah rancangan atau desain jenis huruf yang tersedia, menggabungkannya dengan jenis huruf yang berbeda, menggabungkan sejumlah kata yang sesuai dengan ruang yang tersedia, dan menandai naskah untuk proses typesetting, menggunakan ketebalan dan ukuran huruf yang berbeda. Tipografi yang baik mengarah pada keterbacaan dan kemenarikan, dan desain huruf tertentu dapat menciptakan gaya (style) dan karakter atau menjadi karakteristik subjek yang diiklankan.”
Wirya (1999:32) mengatakan bahwa beberapat tipe huruf mengesankan nuansa-nuansa tertentu, seperti kesan berat, ringan, kuat, lembut, jelita, dan sifat-sifat atau nuansa yang lain.

·         Ilustrasi
Ilustrasi dalam karya desain komunikasi visual dibagi menjadi dua, yaitu ilustrasi yang dihasilkan dengan tangan atau gambar dan ilustrasi yang dihasilkan oleh kamera atau fotografi. Menurut Wirya (1999:32) ilustrasi dapat mengungkapkan sesuatu secara lebih cepat dan lebih efektif daripada tekas.
Fungsi ilustrasi menurut Pudjiastuti (1997:70) adalah:
“Ilustrasi digunakan untuk membantu mengkomunikasikan pesan dengan tepat dan cepat serta mempertegas sebagai terjemahan dari sebuah judul, sehingga bisa membentuk suatu suasana penuh emosi, dari gagasan seakan-akan nyata. Ilustrasi sebagai gambaran pesan yang tak terbaca dan bisa mengurai cerita berupa gambar dan tulisan dalam bentuk grafis informasi yang memikat. Dengan ilustrasi, maka pesan menjadi lebih berkesan, karena pembaca akan lebih mudah mengingat gambar daripada kata-kata.

·         Simbolisme
Simbolisme sangat efektif digunakan sebagai sarana informasi untuk menjembatani perbedaan bahasa yang digunakan karena sifatnya yang universal dibanding kata-kata atau bahasa. Bentuk yang lebihh kompleks dari simbol adalah logo. Logo merupakan identifikasi dari sebuah perusahaan karena logo harus mampu mencerminkan citra, tujuan, jenis, serta objektivitasnya agar berbeda dari yang lainnya. Farbey (1997:91) mengatakan bahwa banyak iklan memiliki elemen-elemen grafis yang tidak hanya terdapat ilustrasi, tetapi juga terdapat muatan grafis yang penting seperti logo perusahaan atau logo merek, simbol perusahaan, atau ilustrasi produk.

·         Warna
Warna merupakan elemen penting yang dapat mempengaruhi sebuah desain. Pemilihan warna dan pengolahan atau penggabungan satu dengan lainnya akan dapat memberikan suatu kesan atau image yang khas dan memiliki karakter yang unik, karena setiap warna memiliki sifat yang berbeda-beda. Danger (1992:51) menyatakan bahwa warna adalah salah satu dari dua unsur yang menghasilkan daya tarik visual, dan kenyataannya warna lebih berdaya tarik pada emosi daripada akal.

·         Animasi
Penggunaan unsur-unsur gerak atau disebut animasi khususnya dalam multimedia akan menimbulkan kesan tersendiri bagi yang melihatnya. Istanto (2001:61) mengatakan bahwa konsep dari animasi menggambarkan gerak sehingga dapat mendukung tampilan secara lebih dinamis.
Berdasarkan teknis pembuatannya, animasi dibagi menjadi dua, yaitu:
• Animasi dua dimensi (2D), adalah animasi yang berkesan datar (flat), baik itu karakter maupun warnanya.
• Animasi tiga dimensi (3D), adalah karakter yang dibuat dapat dilihat dari berbagai sudut pandang dan adanya kesan mendalam atau berdimensi ruang.
Penggunaan animasi dalam sebuah desain multimedia dapat menjadikan tampilan menjadi lebih menarik dan dinamis. Pemilihan jenis animasi yang digunakan bergantung pada kebutuhannya sehingga desaian yang dihasilkan dapat lebih efektif dan efisien.

·         Suara
Suara merupakan elemen pendukung yang digunakan untuk lebih menghidupkan suasana interaksi. Dalam multimedia interaktif, suara dibedakan menjadi dua, yaitu suara utama dan suara pendukung. Suara utama adalah suara yang mengiringi pengguna selama interaksi berlangsung, sedang suara pendukung merupakan suara yang terdapat pada tombol-tombol.



Daftar Pustaka :